cinta Dari bondowoso | Terdaftar Jum 25 Jun 2010 11:18:50 WIT saya sangat terganggu dg tahi lalat di bibir dan daging yg tumbuh di antara bawah leher dan buah dada,saya ingin membuangnya secara tradisional tp untuk daging mungkin positif prkembangan awalnya tp sekarang sudah tidak lagi kira2 kalo melakukan operasi barapa biayanya? operasi apa yg paling aman dan dg dokter siapa saya harus berkonsultasi lebih dalam tentang masalah ini  |
irwan Dari bondowoso | Terdaftar Sen 01 Mar 2010 09:32:13 WIT ass wr wb... kapan pengasapan unruk daerah re martadinata ?!!! korban sudah banyak...... mohon tanggapannya..... |
redi Dari Bondowoso | Terdaftar Sab 04 Jul 2009 08:03:03 WIT Kepada semuanya.. Awas pengadaan barang dan jasa di dinkes banyak menyalahi prosedur.PP ttg Pengadaan Barang dan Jasa tidak sepenuhnya dipatuhi. Banyak laporan yg bisa dibuktikan secara kasat mata. Tapi belum ada goodwill..... |
redi Dari Bondowoso | Terdaftar Sab 04 Jul 2009 07:58:41 WIT Dinas Kesehatan Termasuk salah satu Dinas yang rawan Penyimpangan Anggaran. Tolong lebih berhati- hati... |
| nina | Terdaftar Min 14 Jun 2009 10:23:46 WIT saya pernah periksa kehamilan di bidan kemudian bidan tersebut blg ada kelainan dirahim sy malah dia blg jg bayi saya harus digugurkan tp sy tdk mau terus sy periksa ke dokter spesialis kandungan ternyata bayi sy tdk apa2 malah bayi sy sehat.mengapa bidan asal nebak aja sedangkan peralatan di bidan tersebut tdk memadai kayak dukun bayi ajah tolon dinkes ngambil tindakan pd bidan.klau bisa cabut aja ijin praktek biar tdk ada korban lagi buat para pembaca jgn sekali 2 periksa kebidan apalagi berobat mendingan kedokter aja.takaran obat bidan tdk sm dengan dokter tapi penyakitnya sama.penyakit panas sj obatnya tdk sama .tahunya bidan itu cuma uang eman klau pasein itu berobat kedokter |
| andi | Terdaftar Kam 21 Mei 2009 06:34:33 WIT tlg cek perlengkapan alat - alat bidan pasti kayak perlengkapan dukun bayi cuma beda status bidan sekarang payah kirim aja ke neraka atau kebun binatang agar tahu tata cara proses persalinannya  |
| ira | Terdaftar Kam 21 Mei 2009 06:28:05 WIT bidan skerang sdh kyk Dokter aja masak buka pratek untuk pengobatan untuk pasein umum biasanya bidan prakteknya untuk ibu hamil bukan kayak dokter jgn cuma cari keuntungan aja. sekarang byk bidan yg ngasik obat kepasien tidk sesuai dengan penyakitnya bidan itu tdk sama dgn Dokter bidan buka pratek untuk pasein umum itu tdk boleh soalnya bukan bidangnya |
| angga | Terdaftar Kam 21 Mei 2009 06:13:43 WIT korban sdh byk meninggal kenapa baru sekarang IBI menyuruh bidan kerumah paseannya sedangkan perlengkapan bidan skrg tidak lengkap coba cek ke tiap bidan yg buka praktek pasti peralatannya cuma tempat tidur makanya byk ibu melahirkan meninggal payah IBI bubarkan aja IBI  |
| sara | Terdaftar Sel 05 Mei 2009 07:49:36 WIT gimana gak mau mahal tiap 3bln bagi2 uang jasa wong sd gaji masih ambil keuntungan  |
| filda yuniar | Terdaftar Sel 05 Mei 2009 07:43:47 WIT saya sangat kecewa dengan pelayanan puskesmas yang harga obatya mahal sekali kadang tidak sesuai dengan perda |
common guest Dari surabaya | Terdaftar Sen 02 Mar 2009 01:01:27 WIT well. sebenrnya sih mau konsultasi masalah kesehatan. tapi jadi ragu2. soalnya konsultasi2 yang sebelumnya kok belum dijawab juga. sampe dah kadaluwarsa tuh. adminnya gimana tuh...  |
| titi | Terdaftar Kam 05 Peb 2009 04:41:15 WIT
saya pernah mengalami keguguran dan sekarang saya sering mengalami keputihan seperti susu.apakah itu akibat keguguran.kadang jika saya beraktifitas terlalu berat perut rasanya kemeng...mohon dijawab |
| dian | Terdaftar Jum 14 Nov 2008 10:40:55 WIT dok, saya mo tanya apa sebenarnya penyakit TBC kulit tuberculosa cutisitu, apa penyebabnya, bagaimana cara pengobatan dan pencegahannya???? terima kasih atas jawabannya  |
| guntur jayadi | Terdaftar Sab 26 Jul 2008 12:39:12 WIT saya mau tanya dlm proses persalinan kelahiran dlm penerapan teori baru tanpa pemberitahuan dulu ke pihak keluarga pasein apa itu di benarkan dan apa pantas oknum bidan senior memarahi oknum bidan yunior didepan pasien yg mau melahirkan.dlm penerapan teori baru seharusnya pihak oknum bidan menanyakan mau apa tidak ke pasein.2bayi meninggal pd waktu itu apakah itu tdk ada kejanggalan dlm penerapan teori baru.klau teori itu meskipun sulit kayak apa otomatis oknum bidan yunior ingin tahu prosesnya kelahirannya. sy mohon petunjuk |
| sapto | Terdaftar Sel 15 Apr 2008 02:28:04 WIT apa itu penyakit panu Dokter Menjawab: Penyakit panu merupakan "penyakit rakyat" yang dapat menyerang semua orang pada semua golongan umur. Penyakit panu yang dalam bahasa kedokteran disebut pitiriasis versikolor atau tinea versikolor yang disebabkan oleh jamur dalam genus malassezia dan sebagai spesies tunggal disebut sebagai malassezia furfur. Spesies ini merupakan flora normal pada kulit. Penyakit ini lebih prevalen di daerah tropis yang bersuhu hangat dan lembab. Laporan dari berbagai rumah sakit bagian kulit di Indonesia menunjukkan kasus panu ini masih cukup prevalen. Bagaimana sesungguhnya proses terjadinya panu ini? SEBAGIAN besar kasus panu ini terjadi akibat aktivasi dari malassezia furfur akibat adanya perubahan keseimbangan flora normal kulit. Faktor yang dapat mempengaruhi keseimbangan tersebut antara lain adalah faktor lingkungan dan suseptibilitas individual. Faktor lingkungan yaitu faktor kelembaban kulit, sedangkan faktor individual yaitu penyakit yang mempengaruhi imunitas, malnutrisi, penggunaan obat-obatan yang menurunkan imunitas dan adanya kecenderungan genetik (keturunan). Akibat kondisi tersebut, malassezia furfur akan berkembang menjadi bentuk miselial yang bersifat patogenik yang terlihat secara klinis sebagai penyakit panu. Penyakit ini paling banyak dijumpai pada usia belasan, walaupun pernah dilaporkan pada usia yang lebih muda dan tua. Penyakit ini terutama ditemukan pada daerah yang menghasilkan banyak keringat, karena jamur ini hidup dan berkembang biak dari hasil metabolisme sebum. Biasanya terdapat pada bagian atas dada dan meluas ke lengan, leher, perut, kaki, ketiak, pelipatan paha, muka, dan kepala. Penyakit ini terutama ditemukan pada daerah yang tertutup pakaian yang bersifat lembab. Keluhan ini pada awalnya timbul bercak yang berwarna coklat, bercak putih yang disertai dengan rasa gatal terutama pada waktu berkeringat. Bercak putih tersebut disebabkan oleh asam dekarboksilase yang dihasilkan oleh jamur yang bersifat kompetitif inhibitor terhadap enzim tirosinase dan mempunyai efek sitotoksik terhadap melanosit yang menghasilkan pigmen warna pada kulit. Diagnosis secara klinis penyakit panu ini ditegakkan berdasarkan inspeksi atau pengamatan langsung adanya bercak-bercak putih/coklat/kemerahan tergantung warna kulit yang berbatas tegas yang bila digaruk akan terlihat kasar. Pemeriksaan penunjang dapat dilakukan dengan lampu woods yang bila disinari akan menampakkan flouresensi berwarna kuning keemasan pada lesi yang bersisik tersebut. Pemeriksaan secara mikroskopis dengan kerokan yang ditempel pada selotif dan kemudian ditetesi dengan HOH 10-20% pada objek gelas. Jika diamati dengan mikroskop, akan memperlihatkan hifa yang pendek-pendek dan spora yang bergerombol. Kalau ini ditetesi pula dengan zat warna parker blue-black atau biru laktofenol, akan memperlihatkan warna yang hijau. Pemeriksaan dengan biakan jamur tidak terlalu bernilai secara diagnostik karena memerlukan waktu yang lama. Pengobatan dan Pencegahan Pengobatan dapat dilakukan secara topikal dan sistemik. Bila lesinya minimal atau terbatas, dapat diberikan secara topikal dengan golongan obat azol (ketokonazol, bifonazol, tiokonazol, mikonazol, kotrimazol) dalam bentuk krim selama 2-3 minggu. Dapat juga diberikan salep Whitfield, salisil spritus 10% yang bersifat keratolitik. Bila lesinya luas dapat dipakai ketokonazol 2% dalam bentuk shampo yang dioleskan pada daerah lesi dan dibiarkan selama 10-15 menit kemudian dibilas. Pengobatan dilakukan 2-3 kali seminggu selama 2-4 minggu. Selenium sulfida 2,5% (Selsun) dalam bentuk shampo dapat juga dipakai 15-30 menit sebelum mandi dan dilakukan 1-2 kali seminggu selama 2-4 minggu. Pengobatan secara sistemik dilakukan bila lesinya luas. Obat golongan ketokonazol dan itrakonazol dapat diberikan secara oral selama 7-10 hari. Kadang-kadang rasa gatalnya hilang, tetapi bercak-bercak putihnya masih ada. Hal ini disebabkan oleh perubahan warna kulit ke warna semula, memerlukan waktu 3-4 minggu sesuai dengan warna regenerasi kulit (bagian teratas akan terkelupas). Untuk pencegahan, dapat dilakukan dengan selalu menjaga higienitas perseorangan, hindari kelembaban kulit dan menghindari kontak langsung dengan penderita. Ingat, penyakit kulit panuan ini bisa serang siapa saja. |